Senin, 08 Desember 2014

Undangan Hari Ibu dan Ayah, Beserta Pengumuman Hari Libur Natal dan Tahun Baru


Nomor         : 007/SMB/XII/14 Deli Serdang, 07 Desember 2014
Perihal         : Pemberitahuan & Undangan
Lampiran : Undangan Perayaan Hari Ibu dan Ayah
Kepada Yth.
Orang Tua/Wali Siswa Sekolah Minggu Buddhis
Di Tempat

Dengan hormat,
       Sehubungan dengan liburan akhir tahun dan tahun baru, maka dengan ini kami menyampaikan kepada Bapak/Ibu/Wali siswa SMB, bahwa mulai tanggal 14 Desember 2014 proses belajar mengajar SMB diliburkan sampai dengan  tanggal 04 Januari 2015 dan diaktifkan  kembali seperti biasa mulai tanggal  11 Januari 2015. 
            
            Pada kesempatan ini juga kami mengundang Bapak/Ibu/Wali siswa SMB agar berkenan meringankan langkah untuk menghadiri Acara Memperingati Hari Ibu dan Ayah pada tanggal 20 Desember 2014 ( undangan terlampir). 
 
Demikian dan atas perhatian yang diberikan,  kami ucapkan  terimakasih.

Hormat kami,


TONY, SH.
KOORDINATOR SMB



Lampiran 1



Lampiran 2



Senin, 01 Desember 2014

Sayang yang sebenarnya

Ada seorang ibu mempunyai tiga orang anak. Ketika hujan turun dengan derasnya, sang ibu sambil duduk menulis surat dengan serius.

Datanglah anak pertama dan berkata kepadanya,"bu,aku mengasihimu!"
Mendengar kakaknya berkata demikian,adik kedua tidak mau ketinggalan.
Ia datang mendekati ibunya,lalu berkata pula,"ibu,diantara kami bertiga,akulah yg lebih mengasihi ibu!"
Si bungsu yg mmperhatikan dg serius tindakan kedua kakaknya,segera meninggalkan mainannya,lalu datang kpda ibunya. Si bungsu tidak berkata apa-apa,tetapi ia langsung memeluk ibunya dengan penuh kasih.setelah itu mrka kmbali ketempat masing".

Stelah selesai menulis,pada saat itu di luar rumah hujan sangat deras disertai guruh dan kilat yang sambar menyambar dan sang ibu memanggil anak-anaknya menyuruh mrka utk mengirimkan surat tersebut.
Sang ibu menekankan surat itu sangat penting dan harus segera dikirim. Anak pertama beralasan" bu,di luar hujan,saya tdk bsa pergi nanti sajalah."
Anak kedua " bu,saya lagi mengerjakan PR,harus slesai sore ini."
Si bungsu diam-diam mengambil mantel dan berkata sambil tersenyum, "Bu,saya yang akan mengantarkan surat k kantor pos." Si bungsu pergi mengantarkan surat itu meskipun hari masih hujan.

Teman-teman,seringkali kita berkata pada orangtua kita, "papa,mama,aku mengasihimu."Bahkan ada yang mengungkapkan dengan pemberian bunga dan kado.itu semua memang menunjukkan wujud cinta kasih kita kepada orangtua. Orangtua juga senang dengan pemberian kita walaupun sebenarnya mereka tidak mengaharapkan kita harus memberikan barang dan makanan mewah.
Wujud sayang tidak sama dengan wujud bakti.semua orang bisa mengungkapkan sayang,hal itu tidak sulit karena dapat diungkapkan dengan ucapan dan hadiah. Tetapi wujud bakti melalui tindakan nyata. Marilah kita belajar menjadi anak bungsu dalam cerita diatas yang "bertindak melebihi kata-kata". TALK LESS DO MORE(bicara sedikit tetapi dapat bertindak lebih).

Sumber :
Majalah Maitreya