Tampilkan postingan dengan label Kisah Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2014

Sayang yang sebenarnya

Ada seorang ibu mempunyai tiga orang anak. Ketika hujan turun dengan derasnya, sang ibu sambil duduk menulis surat dengan serius.

Datanglah anak pertama dan berkata kepadanya,"bu,aku mengasihimu!"
Mendengar kakaknya berkata demikian,adik kedua tidak mau ketinggalan.
Ia datang mendekati ibunya,lalu berkata pula,"ibu,diantara kami bertiga,akulah yg lebih mengasihi ibu!"
Si bungsu yg mmperhatikan dg serius tindakan kedua kakaknya,segera meninggalkan mainannya,lalu datang kpda ibunya. Si bungsu tidak berkata apa-apa,tetapi ia langsung memeluk ibunya dengan penuh kasih.setelah itu mrka kmbali ketempat masing".

Stelah selesai menulis,pada saat itu di luar rumah hujan sangat deras disertai guruh dan kilat yang sambar menyambar dan sang ibu memanggil anak-anaknya menyuruh mrka utk mengirimkan surat tersebut.
Sang ibu menekankan surat itu sangat penting dan harus segera dikirim. Anak pertama beralasan" bu,di luar hujan,saya tdk bsa pergi nanti sajalah."
Anak kedua " bu,saya lagi mengerjakan PR,harus slesai sore ini."
Si bungsu diam-diam mengambil mantel dan berkata sambil tersenyum, "Bu,saya yang akan mengantarkan surat k kantor pos." Si bungsu pergi mengantarkan surat itu meskipun hari masih hujan.

Teman-teman,seringkali kita berkata pada orangtua kita, "papa,mama,aku mengasihimu."Bahkan ada yang mengungkapkan dengan pemberian bunga dan kado.itu semua memang menunjukkan wujud cinta kasih kita kepada orangtua. Orangtua juga senang dengan pemberian kita walaupun sebenarnya mereka tidak mengaharapkan kita harus memberikan barang dan makanan mewah.
Wujud sayang tidak sama dengan wujud bakti.semua orang bisa mengungkapkan sayang,hal itu tidak sulit karena dapat diungkapkan dengan ucapan dan hadiah. Tetapi wujud bakti melalui tindakan nyata. Marilah kita belajar menjadi anak bungsu dalam cerita diatas yang "bertindak melebihi kata-kata". TALK LESS DO MORE(bicara sedikit tetapi dapat bertindak lebih).

Sumber :
Majalah Maitreya

Minggu, 26 Oktober 2014

Ketika Ada Kemauan Pasti Ada Jalan

Dia berkulit hitam, lahir di daerah kumuh Brooklyn, New York,‎ ia melewati kehidupannya dlm lingkungan miskin n penuh diskriminasi, Suatu hari ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kpdnya lalu bertanya : 
“Menurutmu, brp nilai pakaian ini?” Ia menjawab: “Mungkin USD 1.” “Bisakah dijual seharga USD 2? Jika berhasil, berarti engkau telah membantu ayah n ibumu “Saya akan mencobanya,”‎ ia membawa pakaian itu ke stasiun kereta bawah tanah n menjual selama lbh dr enam jam, akhirnya ia berhasil menjual USD 2 n berlari pulang, 

Beberapa hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kpdnya: “Coba engkau menjual seharga USD 20?” Bgmn mungkin? Pakaian ini paling hanya USD 2. Ayahnya berkata “Mengapa engkau tdk mencobanya dulu? ” Akhirnya, ia mendapatkan  ide, ia meminta bantuan sepupunya  utk menggambarkan seekor Donal Bebek yg lucu n seekor Mickey Mouse yg nakal pada pakaian itu, ia lalu menjualnya di sekolah anak org kaya, dan laku USD 25, 

Seminggu kemudian ayahnya kembali memberikan selembar pakaian bekas kepadanya: “Apakah engkau mampu menjualnya dgn harga USD 200? Kali ini ia menerima tanpa keraguan sedikit pun, kebetulan aktris film populer “Charlie Angels”, Farrah Fawcett berada di New York, sehabis konferensi pers, ia pun menerobos penjagaan pihak keamanan n meminta Farrah Fawcett membubuhkan tanda tangan di pakaian bekasnya n kemudian terjual USD 1.500.

Malam harinya, sang ayah bertanya: “Anakku, dr pengalaman menjual tiga helai pakaian ini apa yg engkau pahami?” Ia menjawab “Selama kita mau berpikir  pasti ada caranya. ”Ayahnya  menggelengkan kepala: “engkau tdk salah! Tapi bukan itu maksud ayah, ayah hanya ingin memberitahukanmu bahwa sehelai pakaian bekas yg bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai manusia? Mungkin kita berkulit  gelap dan miskin, tapi apa bedanya?”‎ Sejak itu, ia belajar dgn lbh giat n menjalani latihan lbh keras, dua puluh tahun kemudian, namanya terkenal ke seluruh dunia. Ia adalah Michael Jordan. 

Pesan moral dari cerita ini adalah kita sebagai manusia yang hidup bersama dalam dunia yang sama, tidak perduli kita terlahir dari lingkungan keluarga seperti apapun, pada dasarnya kita memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan, sehelai pakaian bekas yang bernilai 1 dolar saja bisa ditingkatkan nilainya menjadi 1.500 dolar, apalagi kita sebagai manusia yang telah dikaruniai akal budi dan kecerdasan yang melebihi dari mahluk lain di dunia ini. Mari kita bersama berjuang untuk meningkatkan kualitas diri kita menjadi lebih baik lagi dari hari ke hari. Dengan begitu dunia satu keluarga akan segera terwujud di dunia yang kita huni sekarang.^^


Sumber : BBM Broadcast.
Dipersembahkan khusus untuk kalangan sendiri, 



Ferdy
Pelayan SMB - MVM

Seorang raja dan 10 ekor anjing

Alkisah ada seorang raja yg memiliki 10 anjing ganas untuk menghukum menterinya yg salah.Jika sang Raja tidak berkenan maka menteri yg salah akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing² ganas tsb.Suatu hari seorang menteri membuat keputusan salah dan murkalah Raja. Maka diperintahkan agar sang menteri dimasukkan ke kandang anjing ganas.Menteri berkata: "Paduka, saya telah mengabdi padamu selama 10 tahun, tapi paduka tega menghukumku begini. Atas pengabdianku selama ini saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja".Sang Raja pun mengabulkannya.

Sang menteri bergegas menuju kandang anjing² tsb dan meminta izin kepada penjaga utk mengurus anjing²nya.Ketika ditanya untuk apa? Maka dijawab: "Setelah 10 hari nanti engkau akan tahu''.Karena tahu itu menteri maka diizinkan.Selama 10 hari itu sang menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing² tsb hingga menjadi sangat jinak padanya.

Tibalah waktu eksekusi, disaksikan Raja dimasukkanlah sang menteri ke kandang anjing, tetapi Raja kaget saat melihat anjing² itu justru jinak padanya.Maka dia bertanya apa yg telah dilakukan menteri pada anjing² tsb?Jawab menteri:"Saya telah mengabdi pada anjing² ini selama 10 hari dan mereka tdk melupakan jasaku. Tapi paduka… Saya telah mengabdi padamu selama 10 tahun, tapi paduka tega menjatuhkan hukuman ini pada saya".Terharulah raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang menteri dari hukuman & dimaafkan.

Saudara/i terkasih,Cerita ini sungguh hadiah dari hati yg terdalam bagi semua insan; agar tdk mudah mengingkari & melupakan berbagai kebaikan yg kita terima dari orang² terdekat kita, hanya krn kejadian sesaat yg tdk mengenakkan & jgn mudah menghapus kenangan dan persahabatan yg telah terukir bertahun lamanya hanya krn hal² kecil yg kurang kita sukai padanya saat ini. Apalagi jika penilaian kita padanya lebih didominasi subyektifitas kita. Jgn sampai kita kalah dgn hewan tsb dlm menghargai sebuah kebaikan & bakti...


Sumber : BBM Broadcast.
Dipersembahkan khusus untuk kalangan sendiri, 



Ferdy
Pelayan SMB - MVM